Pidato Basa Jawa

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Ingkang kinurmatan Ibu kepala sekolah ugi Bapak/Ibu guru ingkang satuhu luhuring budi , rencang-rencang saha adhik adhik ingkang kula tresnani.

Monggo kita sedaya ngaturaken puji syukur dhumateng gusti ingkang Maha Agung ingkang sampun maringi sedaya nikmat lan kewarasan dateng kita sedaya saenggo  dumugi sak menika kita sedaya saged kempal wonten ing adicara perpisahan menika

Kula sakanca ngaturaken matur suwun ingkang sak ageng agengipun katur bapak-ibu guru ingkang sampun nggula wentah kula sakanca  wonten ing  pawiyatan menika dangunipun enem warsa.

Mboten keraos sampun enem warsa  kula ngelampahi ngangsu kawruh  ing pawiyatan mriki. Wonten ing adicara menika, kula nyuwun agengipun pangaksami dhumateng bapak-ibu guru amargi ing enem warsa ngangsu kawruh wonten pawiyatan mriki kula sakanca gadhah kalepatan ingkang dipun sengaja lan mboten sengaja. Mugi-mugi bapak/ibu guru kersa paring pangapunten sedaya kalepatan kula sakanca.

Satuhunipun kula awrat sanget badhe nilaraken pawiyatan menika amargi sedaya ingkang wonten pawiyatan mriki sampun kados sederek, nanging kula kedah hanglampahi pawiyatan ingkang langkung inggil, kula kedah saged lan ikhlas nilaraken pawiyatan menika.

Kados sampun cekap semanten atur kawula, bilih wonten kalepatan kula nyuwun agunging pangapunten.

 Wassalamualaikum Wr. Wb.

*Alya Ardhanari*

Ujian Praktek Bahasa Jawa, April 2016

 

Pidato Basa Jawa

 

Filosofi Bambu dan Gagal Move On

Sebenarnya sudah lama pengin nulis ini… sejak tanpa sengaja mendengar komentar tentang lurus dan tidak lurus…

Berawal dari candaan seorang rekan ….
Jangan lurus ….
Nanti seperti bambu….
YANG LURUS AKAN “DITEBANG” …

Kenapa ditebang saya beri tanda kutip ?
Konotasi ditebang ituuuu ….. wedewwww. ….
Yang saya tangkap ( yaah sebatas pemahaman saya yang pas pasan ini ) dalam pekerjaan, yang jalan nya “lurus” biasanya :
1. Akan keluar bila memang situasi sudah tidak bisa diterima dengan hati dan akal sehat
2. Akan dipindah entah pindah posisi atau pindah lokasi… :):):)

Jadi gimana ?

Kalau dari kacamata saya pribadi sih… (yang minus 4.5 ini…oops)  pindah atau di pindah dua duanya berarti berhasil move on.
Seperti bambu… setelah ditebang pasti akan di proses , jadi kerajinan tangan yang cantik dan berharga mahal? Atau mungkin jadi furniture yang berdaya guna tinggi… dan lain sebagainya… setelah di proses… bambu – bambu tersebut berada di tempat baru… di rumah rumah mewah atau di perkantoran elite. Bambu lurus ini sudah berhasil move on. Sementara teman temannya yang tidak lurus tetap tinggal di hutan di semak semak ,  bergerombol , berebut makanan setiap hari,  setiap saat. Hebat kan si bambu lurus yang sudah move on…

Jadi … jangan takut untuk berjalan lurus. Dan jangan takut untuk move on.

February 2016
*akibat kurang piknik*

image

Pomalaa …. Kolaka

Hmmm… dimana Pomalaa. …

Blessings in disguise. .. tanpa rencana tiba tiba terbang aja Semarang ke Pomalaa, gara gara mas bojo opname di RS ANTAM POMALAA. ..  ya sudahlah… di jalani , dinikmati, di syukuri…
Pertama… Bandara Sangia ni Bandera

Bandara kebanggaan masyarakat Kolaka dengan kode PUM …  hanya melayani rute UPG – PUM dan PUM – UPG … Makassar – Pomalaa  dan sebaliknya.

Terminal bandara masih semi permanen, sudah ada terminal baru hanya belum diresmikan.

Apa yang istimewa dari Pomalaa? Di sini beroperasi PT ANTAM … yang bekerja mengolah nikel … dari ore sampai siap export. Kawasan ANTAM seperti sebuah kota mandiri lengkap dengan PLTD dan sedang membangun PLTU … hebat euiyy …

Pomalaa sendiri… gimana ya…
Kalo cari Indomaret / Alfamart jelas gak ada. Selevel itu di sini ada toko Pomalaa Jaya ( PomJay) , toko Alif (tutup setiap waktu sholat, tapi ini yang terdekat dengan mess nya mas bojo) 
Warung makan ? Nasi kuning , nasi rames tersedia di warung warung kecil, coto Makassar juga ada, nasi padang ? Pastiiiii… RM Citra Minang jagonyaaaa. .. Sama mas bojo diajak ke Sate Madura … maknyus juga.. yang jual bapak bapak asli Jawa Timur yang sudah menetap 35 tahun di Pomalaa. ..
Pizza lokal juga ada, soal rasanya belum tahu… belum nyoba sih.
KFC , PIZZA HUT , McD … muter sampe nangis gak bakal ada yo…

Kalo abis duit tunai, ATM dari BNI , BRI dan Mandiri banyak di Pomalaa. .. tapi cuma 3 bank pemerintah itu aja lho…

Pasar Dawi Dawi … pasar tradisional di Pomalaa. .. sempet masuk ke sana karena butuh ember… kondisinya ya seperti pasar tradisional pada umumnya.

Provider yang aktif ? Saya bawa Telkomsel dan Indosat. .. dua duanya bagus..  keluar sinyal H+ untuk telkomsel. Tapiiiiiiiiiii. .. kadang naik kadang turun… hehehe… ya diterima saja lah… ada baiknya juga…gak sering sering update status.

Hiburan ? Kata mas bojo… hiburannya biasanya pada lari ke pusat kota di Kolaka… jaraknya 60 menit perjalanan lewat poros.

image

Ini jalan poros …. 2/2 UD ….  jalan yang menghubungkan Pomalaa dengan Kolaka

Selain jalan poros… bisa lewat bypass. .. lebih cantik pemandangannya… tapi belum sempurna di buat.

image

Sepanjang perjalanan disuguhi hutan bakau dan laut biru serta tambak di seberangnya….
Rumah panggung juga ada.

image

Cantik ya… tapi ndak punya tetangga. Mungkin cuma rumah singgah untuk penjaga tambak.

Di Kolaka sama aja… Indomaret dan Alfamart belum masuk. Tapi ada TOP swalayan yang top gede  . Serta ada Alaska swalayan yang sebelas duabelas sama Alfamart. Apotik Kimia Farma ada. KFC gak masuk deh.. cuma sempat lihat iklan Quick Chicken di food court Top Swalayan.
Yang menjamur justru warung tenda sari laut .. yang jualnya komplit dari soto lamongan plus koya, ayam goreng sampai seafood…

image

Ini warung makan Jawa Timur mas Antok … enak bener ayam gorengnya. Kata mas bojo soto Lamongan nya juga sip markusip…

Yang lain di Kolaka… ada tempat nongkrong cantik di pinggir laut. Recommended banget euyy…

image

Sayang tangan jahil masih ada. Semestinya itu dibaca Kolaka Kakao City. .. tapi ada huruf yang hilang.

image

image

image

image

image

image

Mesjid megah di pinggir laut.

image

image

Suasana malam nya juga enak… di sepanjang boulevard banyak warung warung kopi … terutama Sarabba .. tapi juga menjual macam macam juice.. saya sendiri pilih yang aman… Cappuccino dari Torabika, mas bojo pilih juice alpukat plus pisang epe keju .. total 30 ribu sodara. ..

image

image

Yang beda… karaoke layar tancep. .. hehehe…

image

Kalo nganggur bisa sewa becak atau sepeda … dengan bentuk VW atau lainnya. .. hihihi… saya sih ogah.. udah capek.. musti bayar pula…

image

Hehehe… ini foto gaje… niat nya mau ambil foto Pomalaa apadaya cuma modal kamera hape aja… tapi yang pasti dari tempat nongkrong bisa lihat lampu pelabuhan di Pomalaa. …

image

Foto iseng…. ambil foto depan balaikota. .. di daerah ini nih… ada warung coto paraikatte yang enak…. sayangnya … jalan depan balaikota ini sedang di lebarkan.. semoga warung coto nya selamat. Hehehe. …

Apalagi ya? Ada perguruan tinggi di Kolaka. .. USN .. Universitas Sembilan Belas November. .. katanya sih baru saja di negerikan.
Mobil yang beredar? Wooowww… sempet lho ketemu Rubicon di jalan depan balaikota… yang lain lain.. Fortuner, Rush, Yaris….. Hehehe…

Jadi gimana?
Mau jalan jalan sampai Kolaka dan Pomalaa kah ?

*Januari 2016*

POSITIVE THINKING ( an old story )

READ THIS.

LET IT REALLY SINK IN.
THEN CHOOSE HOW YOU START YOUR DAY TOMORROW.

Michael is the kind of guy you love to hate. He is always in a good mood and always has something  positive to say: When someone would ask him how he was doing, he would reply, “if I were any better, I would be twins!” He was a natural motivator. If an employee was having a bad day, Michael was there telling the employee how to look on the positive side of the situation.
Seeing this style really made me curious, so one day I went up to Michael and asked him, “I don’t get it! You can’t be a positive person all of the time. How do you do it?”
Michael replied, “Each morning I wake up and say to myself, you have two choices today. You can choose to be in a good mood or you can choose to be in a bad mood.
I choose to be in a good mood. Each time something bad happens, I can choose to be a victim or I can choose to learn from it. I choose to learn from it. Every time someone comes to me complaining, I can choose to accept their complaining or I can point out the positive side of life. I choose the positive side of life.
“Yeah, right, it’s not that easy,” I protested. “Yes, it is,” Michael said.
“Life is all about choices. When you cut away all the junk, every situation is a choice. You choose how you react to situations. You choose how people affect your mood.
You choose to be in a good mood or bad mood.The bottom line: It’s your choice how you live life.”
I reflected on what Michael said. Soon thereafter, I left the Tower Industry  to start my own business. We lost touch, but I often thought about him when I made a choice about life instead  of reacting to it.

Several years later, I heard that Michael was involved in a serious accident, falling some 60 feet from a communications tower. After 18 hours of surgery and weeks of intensive care, Michael was released from the hospital with rods placed in his back.

I saw Michael about six months after the accident. When I asked him how he was, he replied. “If I were any better, I’d be twins. Wanna see my scars?” I declined to see his wounds, but I did ask him what had gone through his mind as the accident took place. “The first thing that went through my mind was the well-being of my soon to be born daughter,”  Michael replied. “Then, as I lay on the ground, I remembered that I had two choices: I could  choose to live or I could choose to die. I chose to live.”
“Weren’t you scared? Did you lose consciousness?”  I asked. Michael continued, “…the paramedics were great.  They kept telling me I was going to be fine. But when they wheeled me into the ER and I saw the expressions on the faces of the doctors and  nurses, I got really scared. In their eyes, I  read “he’s a dead man. I knew I needed to take action.”      “What did you do?” I asked. “Well there was a big burly nurse shouting questions at me,” said Michael. “She asked if I was allergic to anything. “Yes, I replied.” The doctors and nurses stopped working as they waited  for my reply. I took a deep breath and yelled,  “Gravity.” Over their laughter, I told them, “I am choosing  to live. Operate on me as if I am alive, not dead.” Michael lived, thanks to the skill of his doctors, but also because of his amazing attitude. I learned from him that every day we  have the choice to live fully.  Attitude, after all, is everything.

You have two choices now: 1. Delete this. 2. Forward it to the people you care about. I
hope you will choose #2. I did.

Together War With Aliens (ALDI’S story)

this story is written by Aldi.

One day in the future. When The Earth situation sophisticated. An Alien will come to the earth. The Alien will meet a human to do Alliance because their Zuger tribe on LOILAIZOID planet can be attacked with their tribe enemy Luigar tribe. Luigar tribe lived on the ROKUROZB planet, the Luigar tribe want to attack LOILAIZOID planet because LOILAIZOID planet have a very much natural resources and the rare resources the name is LOEGER resources. Luigar tribe want very much LOEGER resources because only in 2 planets, 1 on the LOILAIZOID planet and the another one is in The Earth. Zuger tribe is sure if their planet (LOILAIZOID planet) will be attacked first because the distance is not to long. To help Zuger tribe, the EP (name of the protector organization The Earth) will send 200 batalion soldier. To send it to the LOILAIZOID with teleporter. After the war is end……………

(This is Aldi’s assignment from LBPP LIA, i can’t wait to read the whole story, whenever he finished it)

Indonesia Memang Tidak Ramah Kepada Pensiunan

(In Memoriam of my grandpa, R. Soejoto)

 Image

Bagaimanapun juga, saya cinta Indonesia …

Eyang saya, pensiunan guru jaman kemerdekaan …. karena usia lanjut ( lebih dari 90 tahun ) maka beliau tidak bisa mengambil uang pensiun sendiri. Awalnya uang pensiun langsung ditransfer ke rekening Mandiri beliau. Dan saya tinggal mengambil lewat kartu ATM saja. Jadi saat itu bank Mandiri masih memperbolehkan rekening pensiunan mendapat fasilitas ATM.

Beberapa tahun belakangan, Bank Mandiri sudah tidak menerima transfer untuk uang pensiun, konon kabarnya mereka kecolongan, karena ada penerima pensiun yang sudah meninggal selama 2 tahun lebih, tapi tidak dilaporkan sehingga masih menerima transfer yang bukan hak nya.

Karena itu,untuk kemudahan eyang saya memutuskan membuka rekening baru. Pilihannya ada di BRI, BPD Jateng dan bank lain yang saya lupa. Akhirnya dipilih bank BRI .. dengan pertimbangan, bank pemerintah, besar dan mempunyai cabang dimana mana. Ternyata tidak semudah itu membuka rekening pensiun di Bank BRI. Syaratnya bermacam mcam, termasuk diantaranya (kalau ndak salah) biometrik,  seperti scan sidik jari, dan harus dilakukan di bank yang bersangkutan. Untuk Semarang, hanya bank BRI di jalan Pandanaran yang menerima rekening pensiun. Jadilah saya bersama mama, mengantar eyang saya yang menggunakan kursi roda, untuk ke bank BRI dalam rangka membuka rekening pensiun. Ini adalah bukti pertama bahwa Indonesia tidak ramah pada pensiunan

Setelah beres dengan urusan administrasi,  surprise kedua dari BRI adalah … TIDAK ADA fasilitas ATM untuk rekening pensiunan.  …… jreng …. jreng …….

Karena tidak mungkin eyang saya mengambil pensiun sendiri, wong beliau kemana mana dengan kursi roda, jadi mau tidak mau pasti diambilkan, entah saya entah mama, dengan memakai surat kuasa.

Dan inilah bukti kedua bahwa Indonesia tidak ramah pada pensiunan. Sebelum mengambil uang dengan surat kuasa, harus dikunjungi dulu oleh pihak bank ….. duengggg ……

Jadi tahapannya sebagai berikut: saya atau mama lapor ke bank BRI Pandanaran (hanya dan hanya di bank BRI Pandanaran, tidak bisa di bank BRI cabang lain)  dengan cara mengisi Form Kunjungan. Yang isinya bahwa bapak ini … pemilik rekening sekian …..  meminta dikunjungi karena sakit …. tidak bisa mengambil sendiri dan menggunakan surat kuasa.  Setelah mengisi formulir (formulir ini tidak bisa dibawa pulang, jadi setiap meminta kunjungan harus mengisi dahulu ke bank BRI) oleh pihak bank diberitahu kapan kira kira mereka akan berkunjung ke rumah eyang saya dengan tujuan melihat bahwa eyang saya masih ada dan benar benar tidak bisa datang sendiri ke bank untuk mengambil uang pensiun (yang mana adalah hak eyang saya)

Terkadang , saat mengisi formulir hari Kamis, oleh pihak bank dijadwalkan untuk dikunjungi hari Jumat, tapi mundur sampai hari Senin…. dan pastinya mengambil uangnya baru bisa dilaksanakan Selasa …….  jadi kalau butuh segera alamat cari utangan dulu deh … hehehe…..

Surat kuasa tidak berlaku selamanya… setelah 2 kali dipakai, kita harus mengisi form kunjungan lagi.. jadi surat kuasa hanya berlaku untuk 2 kali pengambilan … …. capek yaa … sabarrrrrrrrr

Maka dari itu uang pensiun eyang saya hanya diambil per 3 bulan, karena kalau diambil tiap bulan, gak kuat sama prosedur yang berbelit belit … benar benar tidak ramah dengan pensiunanan …

Sekarang prosedur ini sudah tidak kami lakukan, karena eyang saya sudah dipanggil ke hadirat Nya tanggal 27 September 2012 lalu.

Tapi kenangan akan beliau akan selalu ada, dan yaaaa, saya tetap cinta Indonesia

Sisi Lain Kepulauan Karimunjawa

Awal puasa bulan Juli ini, saya berkesempatan untuk jalan jalan ke Kepulauan Karimunjawa. Dengan menggunakan Kapal  Cepat Kartini I. Perjalanan bermula dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Lama perjalanan sekitar 3,5 jam… waktu tempuh yang lumayan jauh, terutama untuk orang yang suka mabuk laut.

Awal perjalanan ke Karimunjawa , dari pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Sepanjang perjalanan laut tenang, hanya saat mendekati pelabuhan Karimunjawa, baru ombak sedikit berulah… lumayan berat  karena kami sedang menjalankan ibadah puasa.

Kepulauan Karimunjawa , terdiri dari beberapa pulau, diantaranya Pulau Karimunjawa, Pulau Kemujan, Pulau Cemara Besar, Pulau Cemara Kecil, Pulau Menjangan Besar, dll, dsb, dst. Pelabuhan Karimunjawa terletak di pulau Karimunjawa. Jangan salah, saat perjalanan dengan Kapal Kartini I, banyak sekali turis asing di kapal. Hanya setelah turun di pelabuhan, mereka melanjutkan perjalanan ke pulau pulau lain sesuai resort yang mereka pesan. Tidak ada restaurant atau Indomaret / Alfamart di pulau ini. hehehe … jadi untuk shopaholic, Karimunjawa bukanlah tujuan anda. Yakin 1000 %

Tapi sudahlah, karena memang saya ke mari bukan untuk tujuan wisata kuliner dan bukan pula untuk wisata laut … (kerja bok… hehehehehe) Jadi ini adalah my story about the other side of Karimunjawa Islands … jadi kita akan tahu apa yang harus disiapkan seandainya ingin wisata kemari.

Pertama… listrik tidak menyala 24 jam … resminya hanya malam hari mulai jam 18.00 sampai 24.00 , diluar itu biasanya penduduk atau pihak hotel, akan menyalakan genset. Untuk para maniak gadget dan teknologi , saya yakin, Karimunjawa juga bukan tujuan anda.

Lanjut yaa… setelah sampai, sudah menunggu mobil jemputan yang akan mengantar ke hotel Asri tempat kami akan menginap. Jangan membayangkan mobil sedan yang empuk dan berAC … kebanyakan mobil di Karimunjawa adalah pick up bak terbuka atau sejenis Daihatsu atau Carry untuk angkot … (hehehehehe….. ) Saya pikir jika anda mengutamakan kenyamanan, jangan jadikan Karimunjawa sebagai tujuan.

Ini pemandangan yang pertama kali saya lihat saat kapal berlabuh di Pelabuhan Karimunjawa

Hotel kami berjarak kira kira 10 kilometer dari pelabuhan. lokasinya sepi, Depan hotel masih hutan dan di belakang hotel juga hutan bakau …

Lokasinya di belakang hotel, ada jalan setapak menuju ke sana.. Tempat favorit saya dan madame Sri untuk narsis …. hehehe
gak ada niatan promosi loh … cuma nunjukin hotelnya aja

setelah istirahat sejenak di hotel, perjalanan dilanjut ke Pulau Kemujan … tepatnya ke arah bandara Dewadaru

Bandar Udara Dewadaru terletak di Pulau Kemujan.

Landasan pacu di Bandar Udara Dewadaru
Tanpa mereka, saya tidak akan berada di Karimunjawa

Pulau Kemujan ada di sisi Utara  Pulau Karimunjawa. Mungkin kita tidak menyadari bahwa ada 2 pulau , atau kita sudah menyeberang ke pulau lain. Karena hanya dipisahkan dengan jembatan sepanjang kira kira 5 meter …

Jembatan yang menghubungkan Pulau Kemujan dan Pulau Karimunjawa
Jangan salah kira, ini bukan sungai, tapi laut yang memisahkan pulau Kemujan dengan pulau Karimunjawa
Lautnya … Sebening embun (sok puitis deh)

Pulau Kemujan hanya mempunyai  1 obyek wisata andalan … Tracking Mangrove

Pak Udin sempet sempetnya narsis
track nya dari kayu… mudah mudahan masih bisa bertahan untuk beberapa tahun ke depan
di pulau Kemujan ada satu pelabuhan … Legon Bajak… memang bukan pelabuhan komersial seperti pelabuhan Karimunjawa … hanya untuk nelayan dan budidaya rumput laut
Dermaga di pelabuhan Legon Bajak

yang pasti, di setiap pantai dan pelabuhan .. hanya ada warna biru laut jernih ….

lokasi dermaga Kura Kura resort … biasanya wisatawan asing yang datang ke Karimunjawa lewat jalur udara, setelah mendarat, dijemput dengan perahu untuk selanjutnya menginap di Kura Kura resort

Kepulauan Karimunjawa adalah kecamatan tersendiri, sedikit terisolir ya, kalau tidak bawa uang tunai, ada Bank BRI di kecamatan, lengkap dengan ATM nya. tapi ndak dijamin jalan lho, masalahnya saya juga tidak mencoba mengambil uang tunai di sini.

dan kalau bawa kendaraan pribadi, pastikan bensinnya cukup untuk muter muter, SPBU memang ada, hanya isinya yang masih tanda tanya … (^_^)

untuk penggemar mie instan… lebih baik bawa dari Jawa.. pilihannya terbatas, paling banyak merk SARIMI rasa soto ayam … kalau favorit dengan Indomie ayam bawang, bawa ransum sendiri deh….

Selain suku Jawa, dan Madura, juga terdapat suku Bugis di pulau Kemujan. masih ada rumah adat Bugis yang cantik di sana.

toko oleh olehnya cuma ada 6 kios berjejer

Oleh oleh khas biasanya ada tasbih dan tongkat yang terbuat dari kayu setigi, dewadaru dan kayu kalimasada.

lainnya memang ada kaos (sekitar 40 ribuan) dan gantungan kunci (sekitar 5 ribuan dan belum ditawar)

mengingat waktu dan kesempatan hanya sampai segini cerita tentang pulau Karimunjawa dan pulau Kemujan. Mudah mudahan ada kesempatan kembali ke sana untuk diving dan snorkeling, mengintip penangkaran ikan hiu, kura kura dan kapal karam….

masih ada ekstra foto nih

Kamar hotel tempat saya dan Madame Sri Suryoko menginap selama 2 malam
my partner in crime … madame Sri Suryoko ….. mudah mudahan kita diberi kesempatan jalan jalan lagi ya Mam
Bagaimanapun, sebagai penulis, kita harus narsis … lokasi di pantai legon lele